kamu dan aku
masing-masing pegang bulir-bulir air dari embun pagi tadi yang menempel di kaca rumah
lalu kita pergi ke langit naik kereta bentuk kotak
jangan lupa ipod kamu yah..
di sana kita duduk di awan warna kelabu
yang bentuknya mirip kue bolu buatan oma
kamu punya warna apa?
aku punya warna merah muda, oranye dan kuning
lalu kita mulai melukis disana
eh, kalo Tuhan datang lalu tanya kita sedang apa kamu pura2 fesbukan yah
biar nanti aku saja yang jawab
karna klo kamu ngomong Tuhan jadi marah
kamu kan gak bisa bohong
aku mau membohongi Tuhan ah
pura-pura nanti aku sembunyikan tanganku dibelakang
Tuhan tau gak yah?
lalu kita mulai melukis lagi
eh, kalau angin datang kamu peluk awan yah
awan'nya yang putih, jangan yang abu-abu
yang abu-abu itu resek
kerjanya ngadu, kerjanya ngomel
kerjanya ngomongin orang terus
lalu gossip, huh
lalu kita mulai melukis lagi
eh, kalo kamu liat mesin besar terbang ada sayapnya kamu tutup kuping yah
suaranya bisa bikin kamu tuli
di dalamnya ada banyak rapuh
kebanyakan di dalamnya menyimpan sapu tangan basah yang tersiram air dari kelopak duka berwarna hitam
rasanya asin,
seperti rasa hujan klo lagi sakit gigi
lalu kita mulai melukis lagi
4 jam 38 menit 17 detik kita melukis
Tuhan, angin, bahkan mesin besar itu tidak ada
aku capek, ayo pulang..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar